Category: Harga Beton Ready Mix

Harga Ready Mix Vs Site Mix

Proyek bangunan dapat menggunakan dua tipe beton yang akan diaplikasikan pada kerangka. Pertama dengan menggunakan ready mix dan yang kedua menggunakan site mix. Perbedaan keduanya akan berpengaruh pada biaya yang dikeluarkan. Untuk lebih memahami maksud dari adonan beton dengan dua sistem yang berbeda itu, perhatikan uraiannya di bawah ini.

  1. Kecepatan Pembangunan

Salah satu kelebihan dari ready mix ketimbang site mix adalah kecepatan dalam pembangunan. Struktur bangunan yang konstruksinya menggunakan beton ready mix tidak memerlukan waktu lama dalam pencampuran bahan. Biasanya para pemborong sudah memesan adonan beton jenis ready mix di batching plant yang menjadi langganan mereka.

Semua adonan dari ready mix akan segera dikirim dan siap diaplikasikan tanpa harus menunggu lama. Pekerja hanya tinggal mengangkut adonan untuk segera diaplikasikan pada kerangka bangunan.

Berbeda dengan ready mix, tukang atau pekerja akan mencampur sendiri di lokasi menggunakan molen kecil. Dengan cara ini, kecepatan pembangunan akan terhambat karena proses pengecoran harus menunggu pekerja lain dalam mencampur bahan.

  1. Kualitas Bahan Beton

Kualitas yang diberikan oleh beton ready mix tentu berbeda dengan site mix. Pihak batching plant selalu melakukan pengawasan ketat terkait kualitas dari bahan. Bahkan, untuk membuat adonan pun mereka melakukan pengukuran dengan presisi terhadap komposisi semen, batu kerikil, air, dan pasir yang akan digunakan.

Pembuatan adonan yang dilakukan pada lokasi langsung atau site mix memiliki kemungkinan salah yang tinggi. Mungkin saja tukang mengalami kesalahan mengukur semen atau memasukkan air terlalu banyak. Human error seperti ini tidak bisa dihindari mengingat pekerjaan pada proyek bangunan cukup banyak dan susah untuk diawasi satu per satu.

Berangkat dari sini, banyak pemilik proyek bangunan lebih memilih memesan adonan beton pada pihak ketiga. Dengan selisih harga ready mix yang tidak terlalu jauh. Mereka masih bisa mendapatkan kualitas terbaik yang akan membuat bangunan jadi kuat dan tahan lama.

  1. Jenis Adonan yang Dihasilkan

Adonan yang dihasilkan pada pengolahan ready mix memiliki jenis yang beraneka ragam. Biasanya pihak batching plant menjual mulai dari kualitas K 100 hingga K 350. Masing-masing jenis adonan beton ini memiliki fungsi tersendiri sehingga pihak pemborong bisa membelinya sesuai dengan kebutuhan.

Misal untuk pembangunan dengan konstruksi biasa bisa menggunakan jenis K 100-K 200. Selebihnya untuk konstruksi khusus bisa menggunakan yang jenis K 300 ke atas.

Penggunaan adonan jenis site mix cukup susah untuk dimodel seperti di atas. Pencampuran adonan masih memiliki kemungkinan salah. Selain itu, pekerja juga kesusahan untuk menyesuaikan takaran bahanĀ  yang bermacam-macam dan komponennya cukup banyak.

  1. Kepraktisan

Ready mix tentu sangat praktis digunakan oleh siapa saja. Untuk keperluan besar, pemborong hanya perlu menghubungi langganannya. Saat pengecoran dilakukan, truk molen pengangkut adonan bisa segera mengantarkan ready mix yang siap pakai.

Pada pengecoran manual, adonan harus dibuat terus-menerus dan ada kemungkinan mengeringnya tidak bersamaan. Beberapa beton akan mengalami retak karena tidak mengering secara bersama-sama padahal masih dalam satu tempat.

  1. Harga

Harga ready mix mungkin sedikit lebih mahal dari yang mencampur sendiri secara manual. Namun, kualitas adonan yang didapatkan tidak akan pernah bohong. Dengan ready mix, beton yang dihasilkan sangat kuat dan mampu bertahan lama. Lebih baik memilih yang agak mahal tapi hemat waktu dan juga praktis, kan?

Demikianlah sedikit uraian tentang perbedaan beton ready mix dan site mix. Semoga bisa dijadikan pertimbangan ketika Anda ingin membangun rumah atau konstruksi lain yang lebih besar.

untuk konsultasi kebutuhan beton ready mix, pertanyaan lebih lanjut dan informasi harga beton ready mix, kami siap membantu anda dengan pelayanan terbaik.

Hamzah
Telefon: 0822-1086-3212 atau 0857-1910-3260 (whatsapp)

Email: hamzah@rizkireadymix.com